111-1024x683

BANDUNG, infobdg.com – Setelah heboh dengan Stone Garden, sekarang Kabupaten Bandung Barat kembali menjadi incaran destinasi wisata karna danau cantik tersembunyi diantara batu-batu menjulang. Sanghyang Heulet, danau kecil yang dihimpit oleh bukit dan saling bersambungan dengan Sanghyang Tikoro dan Sanghyang Poek.

Untuk sampai ke Sanghyang Heuleut, Wargi Bandung harus hiking sekitar 1,5-2 jam dari tempat parkir di dekat dengan PLTA Saguling. Jalur yang dipilih dari arah Kota Bandung atau Kota Cimahi adalah menuju Padalarang arah Cianjur, Sukabumi & Puncak Bogor. Wargi Bandung hanya perlu lurus mengikuti jalan menuju Cipatat. Patokannya PLTA Saguling. Disekitar PLTA Saguling ada dua tempat parkir yang disediakan dadakan oleh warga sekitar. Ada di dekat Sanghyang Tikoro dan ada di kebun dekat dengan PLTA Saguling. Biaya parkirnya Rp.8000,00 dan tidak ada tiket masuk karna Sanghyang Heuleut ini belum dikelola oleh pemerintah.

Di awal perjalanan setelah parkir motor, Wargi Bandung akan melihat megahnya PLTA Saguling. Dipinggir pipa-pipa besar PLTA Saguling ada jalan setapak dan warung kecil sebelum ada tulisan dan penunjuk arah “ke Tempat Wisata”. Jalan setapak ditengah perkebunan sekitar 1km akan dilewati sebelum sampai ke Sanghyang Poek. Sampai di Sanghyang Poek, Wargi Bandung akan menemukan gua yang gelap dan tembus ke sungai dengan volume air yang sedikit serta penuh bebatuan. Biasanya para wisatawan beristirahat sejenak di Sanghyang Poek sambil berfoto. Disini ada dua jalur hiking untuk sampai ke Sanghyang Heuleut. Ada jalur melewati bukit seperti perkebunan dengan jalan setapak dan melewati sungai penuh batu-batu. Track akan lebih mudah melewati jalan setapak, karna melewati sungai Wargi Bandung harus berhati-hati dengan batu yang licin dan terjal.